PLN tengah berupaya menghadirkan listrik bagi seluruh rakyat Indonesia. Tekad itu kami bulatkan dalam Visi 75-100 yang memiliki arti saat bangsa Indonesia memperingati ulang tahun kemerdekaan yang ke-75 pada tahun 2020, angka elektrifikasi telah mencapai 100%. Elektrifikasi adalah prosentase jumlah penduduk yang telah menikmati layanan listrik di rumah mereka.
Rencana ini adalah suatu keyakinan dan tekad dari seluruh jajaran PT PLN (Persero), walau kami sadar sepenuhnya tugas ini tidaklah ringan. Mengingat sejauh ini rasio elektrifikasi Indonesia baru berada pada angka 56%. Untuk mencapai elektrifikasi 100% itu, diperkirakan membutuhkan tambahan pembangkit berkapasitas 41.000 MW atau 4.100 MW per tahun. Selain juga tambahan infrastruktur lainnya seperti transmisi, gardu induk, dan jaringan distribusi. Di wilayah Jawa Tengah dan DIY, rasio elektrifikasinya tercatat pada posisi 65% (Jateng) dan 84% (DIY).
Tentu semua itu membutuhkan kerja keras, konsentrasi penuh, dan dana yang tidak sedikit. Namun demikian, seberat apapun tantangan yang dihadapi, inilah bentuk pengabdian PLN terhadap bangsa ini. Dan kami yakin bersama dukungan seluruh komponen bangsa, Visi 75-100 ini bisa dicapai.
PLN juga telah memulai langkah-langkah nyata untuk mencapai Visi 75-100. Seperti lewat proyek percepatan pembangkit 10.000 MW di sekitar 35 lokasi di Indonesia. Diharapkan proyek 10.000 MW itu dapat beroperasi pada 2009-2010. Selain itu, PLN juga terus berupaya mengurangi ketergantungan terhadap BBM dengan melakukan diversifikasi bahan bakar pembangkit seperti gas, panas bumi maupun tenaga air. Termasuk juga membangun PLTMH (mikro hidro) yang bermitra dengan masyarakat.
Di samping itu, PLN juga mengajak investor asing dan lokal untuk berpartisipasi terhadap pembangunan pembangkit. Itu dilakukan, karena PLN sadar dan yakin bahwa ini kerja raksasa. Karena itu untuk mewujudkannya diperlukan gotong-royong dari segala pihak.
Dengan terdistribusinya listrik ke seluruh nusantara, selain terpenuhinya hak rakyat terhadap energi listrik, juga diharapkan akan menciptakan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi dan industri. Sehingga listrik sebagai faktor penunjang utama kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.
Sri Nugroho Adywibowo
Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan
PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta