Lebaran Idul Fitri bagi masyarakat Indonesia bisa jadi agenda wajib berada di tengah keluarga. Segenap sanak saudara dari berbagai tempat berkumpul berbagi keceriaan. Namun tak semua keceriaan hanya dapat ditemukan di tengah keluarga. Ada pula karena komitmen melayani pelanggan, keceriaan lebaran harus dilakukan di tengah pekerjaan.
Seperti itu pula yang terjadi di lingkungan PT PLN (Persero), lebaran tak mengurangi komitmen untuk memberi layanan listrik bagi masyarakat tetap berlangsung normal. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY memberi intruksi kepada seluruh manajer dan supervisor UPJ (Unit Pelayanan dan Jaringan) untuk tetap siaga di kantor terutama pada H-1 hingga H+1. UPJ adalah unit terkecil di lingkungan PT PLN (Persero). Tiap UPJ biasanya melayani pelanggan di beberapa kecamatan.
Selain para punggawa UPJ yang harus stand-by di kantor selama lebaran, tiap level pelayanan juga melakukan penjadwalan tugas jaga secara bergiliran untuk tetap memastikan memberi pelayanan terbaik bagi pelanggan. Selain di UPJ, di tiap kantor APJ (Area Pelayanan dan Jarian), APD (Area Pelayanan Distribusi) maupun Kantor Distribusi di pastikan pula selalu ada yang bertugas.
Manajer UPJ Yogya Selatan, Toekidjo, mengaku sama sekali tak merasakan ini sebagai beban. “Meski hanya intruksi lisan, namun secara moral memang kami harus tetap bertugas untuk menjaga pasokan listrik pelanggan,” ujar Toekidjo.
Sebagai daerah tujuan mudik, kota Yogyakarta dan sekitarnya dipastikan mengalamai kenaikan penggunaan listrik. Dalam kondisi seperti ini banyak hal yang mesti diperhatikan lebih teliti. Seperti meledaknya trafo akibat terlalu tingginya permintaan listrik, mengingat di wilayah ini masih banyak terjadi pencurian listrik yang pastinya akan menambah beban kerja trafo.
Selamat menikmati keceriaan bersama keluarga. Mohon maaf lahir dan batin.