Program Pembinaan dan Pemberdayaan Lingkungan (P3L)

PLN APJ Semarang Sebar Tong Sampah

Sebagai sebuah perusahaan PLN juga memiliki komitmen untuk memberdayakan lingkungan. Krisis global masih dirasakan saat ini. Krisis ekonomi pun menjalar ke krisis lingkungan, sosial, pangan dan energi. Sudah sepatutnya di tengah terpaaan krisis tersebut sebuah perusahaan memiliki tanggung jawab kepada masyarakat yang terimbas krisis tadi. Dengan program Corporate Social Responsibility (CSR), PLN memiliki standar untuk memberdayakan masyarakat dalam bidang pendidikan, ibadah, kesehatan dan pelestarian lingkungan.

PLN APJ Semarang pun menerapkan CSR di tengah aktivitas PLN memperingati Hari Listrik Nasional 27 Oktober. Pada hari itu Selasa (27/10) Manajer PLN APJ Semarang Mulyono Widodo menyerahkan secara simbolis beberapa tong sampah untuk kepentingan kebersihan dan penghijauan lingkungan kepada warga Kelurahan Jomblang Barat. Selain itu pada hari yang sama Mulyono juga menyerahkan bantuan gerobak sampah untuk Kelurahan Bongsari.

Selain bantuan tersebut sepanjang tahun 2009 PLN APJ Semarang telah menyerahkan bantuan untuk pemberdayaan masyarakat seperti pada bidang pendidikan. APJ Semarang menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan TK, SMP, MI dan pondok pesantren. Diantaranya TK Tarbiyatul Athfal Muslimat Patebon Kendal, SMP Yayasan Aql Islah Tembalang dan Pondok Pesantren Dusun Bebengan Kecamatan Boja.

Untuk bidang ibadah APJ Semarang juga menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan, renovasi dan sarana prasarana tempat ibadah. Bantuan ini diberikan kepada antara lain Masjid Al Qala Kecamatan Candisari, Mushola Ar Rohmah Kendal, Gereja Baptis Kedungmundu dan Gereja Kristen Jawa Banyumanik.

Nurjanah, Asisten Manajer Keuangan sekaligus Ketua Program Pembinaan dan Pemberdayaan Lingkungan PLN APJ Semarang menyatakan bahwa program ini terbuka bagi warga masyarakat di seluruh wilayah operasional APJ Semarang. Wilayah operasional APJ Semarang meliputi Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan. “Warga masyarakat bisa mengirimkan proposal permohonan ke APJ Semarang. Setelah itu kami akan lakukan survey dari proposal-proposal yang masuk itu untuk dinilai kelayakannya mendapatkan bantuan,” jelasnya.